POST-PUBLICATION DISCUSSION

MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia menyediakan ruang bagi pembaca, peneliti, dan masyarakat akademik untuk menyampaikan tanggapan, pertanyaan, kritik, atau diskusi ilmiah terhadap artikel yang telah diterbitkan. Diskusi bertujuan mendorong pertukaran gagasan, memperjelas temuan penelitian, serta meningkatkan kualitas dan integritas publikasi ilmiah.

Prosedur Pengajuan Diskusi

  1. Pengajuan diskusi dilakukan melalui sistem Online Journal System (OJS) atau alamat kontak resmi redaksi yang tersedia pada laman MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia.

  2. Pengaju harus mencantumkan judul artikel yang ditanggapi, nama penulis artikel, volume dan nomor terbitan, serta identitas dan afiliasi pengaju.

  3. Naskah diskusi harus memuat tanggapan, pertanyaan, kritik, atau klarifikasi yang spesifik terhadap isi artikel, disertai argumentasi yang logis dan bukti ilmiah yang relevan.

  4. Pengajuan harus menggunakan bahasa yang sopan, objektif, dan profesional serta mematuhi etika publikasi ilmiah. Tanggapan yang bersifat personal, mengandung unsur penghinaan, atau tidak didukung alasan ilmiah tidak akan diproses.

  5. Redaksi MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia akan melakukan pemeriksaan awal untuk menilai kesesuaian topik, relevansi ilmiah, kelengkapan naskah, dan kepatuhan terhadap etika publikasi. Redaksi MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia dapat meminta perbaikan atau klarifikasi sebelum melanjutkan proses penelaahan.

  6. Apabila diperlukan, redaksi MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia dapat meminta tanggapan dari penulis artikel yang menjadi objek diskusi dan melibatkan reviewer atau ahli yang relevan untuk menilai substansi diskusi.

  7. Keputusan untuk menerbitkan, meminta revisi, atau menolak naskah diskusi ditetapkan oleh redaksi MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia berdasarkan kualitas ilmiah, relevansi, dan kepatuhan terhadap kebijakan jurnal.

  8. Diskusi yang diterima akan diterbitkan melalui OJS atau media publikasi jurnal sesuai dengan kebijakan editorial. Penulis artikel yang ditanggapi dapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan jawaban atau klarifikasi.

Seluruh proses diskusi dilaksanakan secara transparan, adil, dan sesuai dengan prinsip integritas akademik. Apabila ditemukan indikasi kesalahan ilmiah, pelanggaran etika, atau permasalahan serius pada artikel yang telah diterbitkan, redaksi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengambil tindakan yang sesuai dengan kebijakan jurnal serta pedoman etika publikasi yang berlaku.