Tinjauan Hukum Ekonomi Islam tentang Penyelesaian Perjanjian Pembiayaan Bermasalah pada Lembaga Keuangan Syariah

Authors

  • *Dede Rohayati Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.61404/mutiara.v4i2.494

Keywords:

Financing, Sharia, Maqasid, Justice

Abstract

This study examines the resolution of non-performing financing in Islamic financial institutions, which have experienced significant growth but are confronted with increasing risks of non-performing financing (NPF) that may undermine institutional stability and public trust. The research problem focuses on the suboptimal mechanisms for resolving problematic financing, the existence of a gap between legal norms and their practical implementation, and the lack of integration of philosophical approaches within the framework of Islamic economic law. This study aims to analyze resolution mechanisms from the perspective of Islamic economic law, identify the factors contributing to the normative–practical gap, and formulate a more comprehensive and equitable resolution model. The method employed is normative juridical, utilizing statutory and case approaches, with secondary data analyzed qualitatively through deductive reasoning. The findings indicate that the resolution of non-performing financing is still predominantly characterized by restructuring measures that are administrative in nature and fail to address root causes, while litigation pathways remain relatively ineffective due to procedural and substantive constraints. The disparity between legal norms and practice suggests that legal implementation has not fully reflected the principles of substantive justice. The study concludes by emphasizing the necessity of reconstructing resolution mechanisms through the integration of normative, empirical, and philosophical dimensions. The novelty of this research lies in the development of a maqāṣid al-sharī‘ah-based resolution model that offers a holistic approach oriented toward justice, public welfare, and the balance of interests, thereby providing more effective, contextual, and sustainable solutions within the Islamic financial system in Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amnawaty, dan Siska Liana. “Aspek Hukum Penyelesaian Pembiayaan Al-Murabahah (Jual Beli) Bermasalah (Studi pada PT Bank Syariah Mandiri Cabang Bandar Lampung).” Adzkiya: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam 2, no. 1 (2014): 1–24. https://e-journal.metrouniv.ac.id/adzkiya/article/view/1059.

Dahliani, dan Hadi Tuasikal. “Penyelesaian Sengketa Perdata melalui Non-Litigasi: Kajian Hukum dan Implementasinya di Indonesia.” Journal of Dual Legal Systems 2, no. 1 (2025): 46–69. https://www.journal.staisar.ac.id/index.php/jdls/article/view/322.

Efendi, Jonaedi, dan Johnny Ibrahim. Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Cet. 2. Depok: Prenadamedia Group, 2018.

Fauzi, Muhammad, dan Sugianto. “Analisis Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah.” Muttaqien: Indonesian Journal of Multidiciplinary Islamic Studies 5, no. 1 (2024): 1–13. https://e-jurnal.staimuttaqien.ac.id/index.php/mtq/article/view/1242.

Ferdiansyah, Aldi, Berdi Adityas Wiryawan Wahyono, dan Almansyah Harahap. “Efektivitas Mediasi sebagai Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata dalam Meningkatkan Akses Keadilan di Indonesia.” Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan 1, no. 4 (2025): 471–480. https://jurnal.globalscients.com/index.php/jkhpk/article/view/665.

Historiawan, Dhany, dan Syufaat. “Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah.” Alhamra Jurnal Studi Islam 3, no. 2 (2022): 157–168. https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/Alhamra/article/view/13599.

Marlina, Heni, dan Luil Maknun. “Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah melalui Litigasi menurut Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.” Disiplin: Majalah Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Hukum sumpah Pemuda 28, no. 2 (2022): 77–90. https://ojs.stihpada.ac.id/index.php/disiplin/article/view/1350.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2021.

Mukhlas, Oyo Sunaryo, dan Lena Ishelmiany Ziaharah. “Penyelesaian Hukum Non Litigasi Pembiayaan Bermasalah pada Lembaga Keuangan Syariah.” Qanuniya: Jurnal Ilmu Hukum 2, no. 2 (2025): 45–60. https://ejournal.uinsgd.ac.id/index.php/qanuniya/article/view/2064.

Mustaqim, Dede Al, dan Edy Setyawan. “Restrukturisasi Pembiayaan dalam Kondisi Force Majeure sebagai Instrumen Perlindungan Hukum Nasabah Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif.” MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam 15, no. 1 (2026): 101–117. https://journal.um-surabaya.ac.id/Maqasid/article/view/30236.

Nasir, Mohammad Dendi Abdul, dan Nunuk Khomariyah. “Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah di Indonesia dengan Pendekatan Error Correction Model (ECM).” Iqtishodia: Jurnal Ekonomi Syariah 5, no. 2 (2020): 47–53. https://ejournal.alqolam.ac.id/index.php/iqtishodia/article/view/432.

Nurfaradisa, Sasmita, Annisa Putri Anugrah, Sumirahayu Sulaiman, Atin Meriati Isnaini, dan Johannes Triestanto. “Pembiayaan Bermasalah (Non Performing Financing) dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah.” Jurnal Kolaboratif Sains 9, no. 2 (2026): 2285–2292. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/7374.

Saputra, Riki, dan Muhammad Iqbal Fasa. “Perkembangan Perbankan Syariah di Negara Islam.” JICN: Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara 1, no. 5 (2024): 8086–8098. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/1417.

Siregar, Nabila Safutri, dan Zainul Fuad. “Analisis Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah Indonesia KC Lubuk Pakam.” Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 10, no. 1 (2025): 140–148. https://journal.um-surabaya.ac.id/Mas/article/view/25370.

Soekanto, Soerjono. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press, 1996.

Sudarto, Aye. “Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada Lembaga Keuangan Syariah Studi BMT Al Hasanah Lampung Timur.” Islamic Banking: Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah 5, no. 2 (2020): 99–116. https://ejournal.stebisigm.ac.id/index.php/isbank/article/view/118.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2022.

Turmudi, Muhamad. “Manajemen Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada Lembaga Perbankan Syariah.” Li Falah: Journal of Islamic Economics and Business 1, no. 1 (2016): 95–106. https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/lifalah/article/view/477.

Ubaidillah. “Pembiayaan Bermasalah pada Bank Syariah: Strategi Penanganan dan Penyelesaiannya.” El-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam 6, no. 2 (2018): 287–310. https://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/eljizya/article/view/2042.

Widyaningsih, Bekti, Amin Awal Amarudin, dan Slamet Tri Laksono. “Analisa Resiko Pembiayaan Murabahah Bermasalah pada Bank Syariah di Indonesia.” BISEI: Jurnal Bisnis dan Ekonomi Islam 9, no. 1 (2024): 41–49. https://ejournal.unhasy.ac.id/index.php/bisei/article/view/6294.

Yuniarti, Vinna Sri. “Analisis Hukum Ekonomi Syariah terhadap Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Perbankan Syariah.” Jurnal Perspektif 2, no. 2 (2018): 215–243. https://perspektif.uinsgd.ac.id/index.php/JP/article/view/30.

Zahratunnisa, Khofifah Indar Mawar Sari, dan Jeby Fahira. “Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah di Bank Syariah.” JIOSE: Journal of Indonesian Sharia Economics 2, no. 1 (2023): 93–106. https://journal.ipmafa.ac.id/index.php/jiose/article/view/552.

Downloads

Published

15-04-2026

How to Cite

Dede Rohayati. (2026). Tinjauan Hukum Ekonomi Islam tentang Penyelesaian Perjanjian Pembiayaan Bermasalah pada Lembaga Keuangan Syariah. MUTIARA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 4(2), 173–188. https://doi.org/10.61404/mutiara.v4i2.494